Ghost Ghost

My Button Collection

FAN FICTION

FAN FICTION PART 1

FAN FICTION 

(originally made by @fana_dicky)

Pendahuluan

Mohon perhatian kepada Anda-Anda yang membaca untuk memaklumi segala kesalahan ataupun ketidakjelasan dalam cerita ini karena saat menulis segala sesuatu di dalam cerita ini, jiwa dan otak penulis memang sedang agak sedikit terganggu -_- Anda akan mengalami kesedihan saat membacanya, 2 kemungkinan yang membuat Anda akan bersedih. Kemungkinan pertama adalah: karena ceritanya memang menyedihkan. Kemungkinan kedua: karena Anda turut sedih atas ketidaksampaian sang penulis akan segala khayalan yang ada didalamnya. Dan ada pula bagian yang akan membuat Anda tertawa, bahkan ngakak. 2 kemungkinan pula, satu: karena ceritanya memang lucu, atau, dua: karena ceritanya terlalu lebay dan membuat Anda ingin tertawa. 
PERHATIAN: CERITA INI HANYA FIKTIF BELAKA, KARANGAN, KHAYALAN DAN BUKAN KENYATAAN. Have fun reading!
Bagi Anda yang mengerti segala pendahuluan diatas RT, yang tidak RW. (??) -__-

Atas nama, sang penulis yang tidak pernah tidur, mermaksud untuk menghibur, semoga Anda tidak kabur, karna ceritanya sedikit agak ngawur.

Sekian, wassalam.

Anyways, enjoy! Hahaha :p
Xo, Admin 3 @fana_dicky

 

Part 1.

 

Hai, fellas! Nama gue Anisa Livia Chanesia. Panggil gue Anisa. Gue salah satu murid dari SMP Bina Nusantara Jakarta. Gue termasuk SMASHBLAST dan POTTERHEAD \m/ tapi SB nya lebih ke fanadicky. Dan gue suka sama fanbasenya yang @FANA_DICKY! OKE, BUAT TEMEN SD GUE, TEMEN TK GUE, F-O-L-L-O-W! GAK FOLLOW? NDESO -_- Pertama kali gue liat SM*SH sih di Inbox kalau gak salah 3 Oktober 2010 sih, iya, gue suka sama Dicky pertama kali gue liat, gue suka sama dia! Mukanya gitu loh unyu inyiminyi kyk gimana. Apalagi yang sekarang disamping gue kalau soal SM*SH, wah wah wah U-P-D-A-T-E bgt!!

Kali ini gue duduk di meja kursi kayu yang udah sedikit tua yang sudah diduduki turun temurun dan memegang buku yang pastinya akan membuat kalian terbang ke secuil sel penjara, BUKU MATEMATIKA! Di depan gue hanya ada papan tulis yang berisi angka-angka sambil berkata “Kami angka. Kami angka aljabar. Kami akan membuat kalian sengsara. Sehingga kami M-E-M-B-O-S-A-N-K-A-N” sambil menari-menari dengan lincahnya sehingga gue berharap semuanya jatuh dan si pak guru tdk bisa mengangkapnya.

 

TRING-TRING! Waktu yg diinginkan oleh semua siswa. P-U-L-A-N-G! Yah, gue masih berada di depan gerbang gedung sekolah tiba-tiba ada yang megang bahu gue.

“Weeeits, ade ape nih?”

Orang itu Dennisafira Franda. Banyak memanggilnya Dee, Nissa, Safir, Fira, banyak lagi. Terus disampingnya ada 1 hawa lg bernama Tokyo Anastha Gaida. Namanya unik dan dia orang jepang.

Gue: “Kalau ngagetin jangan gitu wey -_-“

Tokyo: “Lah kok gitu sih galak banget! Ih kok gitu jahat ih!”

Gue: “Apaah? Nonton Gilmore Girls lagi? -_-“

Tokyo: “Emg knp sih cemberut gitu”

 

Tiba-tiba lagu korea terdengar dari hape Dee. Pacarnya nelpon. Dan pacarnya? BISMA SM*SH! Yaps, cewek itu sangat beruntung. Nama contact nya aja di BBnya “Sayangku, Pacarku, Cinta-Cenat-Cenutku!” wah gak kurang panjang gak itu? -_-

*nelpon*

 

Dee: “Hai sayang? knp?”

Bisma: “gpp kok, say, km dmn?”

Dee: “di sekolah sayang”

Bisma: “ke pvj yuks!”

Dee: “Yuk tp barengan yah km ajak anak-anak lain, gue ajak tmn aku :D”

Bisma: “Sip”

 

Selesai nelpon, Dee langsung berubah wajah yg tadinya lesu kuyu jadi bahagia -_- Well, gue juga sih, kan akhirnya gue akan bertemu secara LIVE bersama anak-anak SM*SH. Apalagi dicky, gue kan ngefans.

 

Mobil anak-anak SM*SH pun tiba.

 

OH GOD!

 



 

*drum roll*

 

Bisma: Halo sayangku!

Dee: CUYUNG!

Dicky: Ayo semua naik J *natap gue*

Dicky: Eh, nama kamu siapa?

Gue: Annisa kak. Anissa Livia Chanesia J

Dicky: Oh, hehehe namanya bagus sesuai orangnya cantik!

Gue : …

Dicky: Kamu fanadicky yah?

Gue: Iya kak

Dicky: Berarti aku Fananisa dong :D

 

Percakapan gue sama dicky berhenti saat mobil berhenti di depan rumah gue. Yaps, gue akan ganti baju dulu sebelum pergi. Mau tau gak? Dicky ikut masuk! YA ELAH! Demi apa gue? Gue pun nampar pipi gue.

 

Dicky: Kok ditampar? Sakit loh, km kan cantik hehehe *ngelus pipi gue*

Gue: Eh gpp kok hehehe

 

Saat gue buka pagar. Velia, adik gue langsung berteriak. “AAA, KAKAK DICKY AAA” tuh kan -_- Gue bertiga pun masuk.

Gue: “kak dicky, mau minum apa? Jus? Lemonade? Milk Shake?”

Dicky: “Yang penting manis kayak muka kamu!”

Gue: “Ih kakak -,-“

Dicky: “Terserah deh”

Gue: “Oke kak! *natap Velia* dek, kamu naik ke atas ya, tolong siapin baju kakak 1 pasang, kakak mau pergi nih!”

Velia: “Kemana? Ikut dong!”

Gue: “Nggak, nggak boleh!” ß jahat ._.v

Velia: “Kakak L *siap nangis*”

Dicky: “Udah nis, gpp ikut aja, makin rame makin asik kok!”

Gue: “ya udh ya, velia naik ke atas!”

 

Gue pun siapin minuman buat dicky. Gue masih gak nyangka apa yg terjadi. Gue masih pengin nampar pipi gue, tp sakit wooo ._.v Setelah minuman jadi, gue anterin ke ruang tamu. Tapi kok gaada dicky?  Dicky nya mana?

 

 

Lah, Dicky kemana? Kok ngilang?

 

 PART 2

Gue: “Kak Dicky! Kak Dicky! Kak Dicky! Lah kok gak ada kak Dicky yah? Kemana?”

SHREET!!

Ternyata gue nginjek kertas dan isinya nulis gini “Find me in the swimming pool J”. Lah, kok? Karena penasaran, gue ke kolam renang rumah gue dan disitu… RANGGA?! Dia megang kertas bergambar gazebo yg mirip di rumah gue. Gue langsung nanya.

“Ada apa nih kak?” tanya gue. Rangga gak ngejawab tapi dia nunjuk arah kanan mungkin dia pengin gue kesitu. Gue pun lurus sampai Ilham berdiri sambil megang tulisan “Jalan 19 langkah mundur 19 langkah, maju 19 langkah” Hah, maksudnya jalan 19 langkah, terus mundur 19 langkah, maju 19 langkah lagi? Sama aja tuh kan -_- Gue langsung ngelakuin apa perintah kertas itu terus gue dapet kertas bertulis: “You’re beautiful just like my imagination, turn left!” ketika gue balik ke kiri… DICKY!!! Dia megang gitar sambil nyanyi lagunya Miley Cyrus – When I Look At You.

Everybody needs inspiration,
Everbody needs a song.
A beautiful melody,
When the night’s so long.
Cause there is no guarantee,
That this life is easy.

Yeah when my world is falling apart.
When there’s no light to break up the dark,
That’s when I, I, I look at you.
When the waves are flooding the shore,
and I can’t find my way home anymore.
That’s when I, I, I look at you.

When I look at you,
I see forgiveness,
I see the truth.
You love me for who I am,
Like the stars hold the moon,
Right there where they belong.
and I know im not alone.

Yeah when my world is falling apart,
When there’s no light to break up the dark,
That’s when I, I, I look at you.
When the waves are flooding the shore,
and I can’t find my way home anymore,
That’s when I, I, I look at you.

You, appear just like a dream to me.
Just like kaleidoscope colors,
That cover me,
All I need,
Every breath that I breathe,
Don’t you know you’re beautiful!

Yeah

When the waves are flooding the shore,
and I can’t find my way home anymore,
That’s when I, I, I look at you.
I look at you, Yeah, Woah.

You, appear just like a dream to me.

Gue bingung sebenarnya apa yg terjadi. Gue tanya ke dicky

Gue: “Sebenarnya apa yg terjadi kak?”

Dicky: “Nggak kok hehehe, hanya ingin bermain dengan kamu, i just wanna give you this *ngasih bunga mawar*”

Gue: wah mawar, makasih kak, aku suka!

Dicky: iya dong, dicky gitu B) yuk naik ke mobil! *narik tangan gue*

Gue: Eh tunggu kak, velianya?

Dicky: udh di mobil kok J

WOWOWOWOWO, what happening? Just a dream isnt it? Aaah, perasaan gue random, banget bingung + seneng + bahagia + penasarab + cokelat + strawberry + blueberry = aaaah pokonya mixed deh!!! Gue dipegang tangan sama Dicky. Rasanya cenat-cenut deh. Cenat Cenut. Pengin nyanyi sepuas-puasnya tp malu ._.v

Tiba di mobil, velia udh ada, dia duduk di sampingnya ilham, gue duduk di sampingnya dicky. Gue langsung merenung, Berpikir.

Dicky: kok ngayal neng? Hati-hati loh kemasukan setan :p

Gue: Nggak kok hehehe J

Dicky: Eh aku minta pin + no hp km dong :D make bb kan? :D

Gue: Eh iya kak J Pin nya: PR1V451 kalau nomor hape 0821xxxxxxxxx

Dicky: Oke, sip deh! Aku add ya km accept?

Gue: sip! :D

BB gue bunyi. Berarti ada yg nge-request. Dan itu Dicky. Dicky M Prasetya. Gue accept deh. Terus dicky nge bbm gue. Lah kok? Kan  kita sampingan kok ngebbm kan kyk org “benner” gitu -_-

-bbm-

Dicky M Prasetya: Hai eneng cantik :*

AnnisaLivia: Ih kok gitu, gombal ih!!!

Dicky M Prasetya: papa kamu dokter yak?

AnnisaLivia: kok tau? ._. <—- emg dokter ._.

Dicky M Prasetya: abis kamu telah memperbaiki hatiku :D

AnnisaLivia: g o m b a l ih -_-

Dicky M Prasetya: Gombal tp suka kan?

AnnisaLivia: nggak woo

Dicky M Prasetya: nggak suka tp ketagihan kan?

AnnisaLivia: whaevaa deh -,-

Dicky M Prasetya; i take it as yes J

AnnisaLivia: kok sampingan tp bbm – an kan kyk org bener -_-

Dicky M Prasetya: aksygkm <3

AnnisaLivia: -,- gombal woy gombal, sadar kak,

Dicky M Prasetya: (di read doang)

Setelah nyampe di PVJ, semua lewat dengan sesak, penuh smashblast sih ._.v dri td dicky megang tangan gue, layak bkn org envy gituuh -_- Karena rame, kita duduk di bagian VVVVVVVVVVV-VVIP -_-v

Tiba-Tiba

GEDOMPYANG!



GEDEBREK!


AAAAA!

Yaalah hurobbi

Siapa itu?

-Part 3-

 

 

 

 

 

 

GEDEBREK!

 

Bunyi gitu bikin gue kaget lah. Semua pun sibuk nyari dimana suara itu berada. -_-

 

Bisma: “eh suara apa tuh?”

Dee: “gatau nih sayang”

Bisma: “aku juga takut nih syg, alamaaak keceplosan -_-“

 

CEKLIK! Mati lampu -_-

 

Rafaell: “ALAMAK! MATI LAMPU NIH!”

Rangga; “Co, coba kita keluar siapa tahu ada kesalahan teknis”

Rafaell: “ayuk!”

Rangga: “eh co, pintu nya kekunci”

Dicky: “HAH? WHAT THE?”

 

Smua pun sibuk panic. Guenya aja diam like a boss yg nyuruh-nyuruh anak buahnya B) Gue hanya duduk di vintage deket lukisan yg kayaknya berharga sekali, jika satupun menghancurkannya pasti orgnya mengaum dan org yg menghancurkannya DIBAHAM! Karena saking sibuknya Velia yg panic dia gak sengaja nyenggol lukisan itu dan LUKISAN ITU JATUH! PECAH! *miris*

 

Gue: “aduh dek, lukisannya pecah tuh kan!”

Velia: “*nangis -_-*”

Ilham: “aduh, vel, jgn nangis *usap-usap kepala velia*”

Velia: *nangisnya semakin kencang*

Dicky: “Udh vel jgn nangis, lebih baik mending kita cari cara untuk keluar!’

Rafaell: “better plan”

Bisma; “gmn kalau kita keluar lewat jendela”

Reza: “like a pencuri gitu?”

Bisma: “iya sih”

Reza: “Jgn gitu bi, nanti nama boyband kita hancur, mendingan cara lain, yah yah, ya… tunggu gue dapet ide!”

Gue: “apa ja?”

Reza: “itu idenya gue gak tau?” -_-

Semua: “cape deh!”

 

Rafaell sm Bisma coba gedor-gedor pintunya tp ttp nihil -_-

 

*hening*

 

Tiba-tiba pintu terbuka terus lampu nyala dan ketika saar dia lihat lukisan itu, dia menjerit

“AAAAA” tuh kan -_-

 

Pemilik PVJ: “siapa yg hancurkan lukisan ini?”

Pemilik PVJ: “AYO CEPET NGAKU!”

Ilham: “sy pak!”

Bisma: *bisik* lah ko elo ham?”

Velia: “bkn pak, bukan kak ilham , tp sy”

Pemilik PVJ: “berani jg kamu ngaku!”

Pemilik PVJ: “sebagai gantinya, mulai sekarang ANAK INI KERJA DISINI SAMPAI SATU MINGGU!”

Ilham: “Gak bisa gitu pak, oke gmn klu kita ganti dgn uang pak? Fair kan?”

Pemilik PVJ: “boleh, boleh mana uangnya?”

Ilham: “nih *ngasih uang*”

Pemilik PVJ: “kalau gitu, ANGKAT KAKI DARI SINI, SE KA RANG JUGA!”

 

 

 

 

Ilham: “galak bener tuh org”

Velia: “Kak ilham, makasih ya, kak, lain kali aku ganti”

Ilham: “udh gpp”

Velia: “…”

 

PING!!! Gue dpt bbm dri dicky.

 

-bbm-

Dicky M Prasetya: “halo eneng”

Gue: “-_-“

Dicky: “coba deh km ke belakang PVJ”

Gue: “Hah?”

Dicky: “cepetan!”

Gue: “sip!”

 

 

 

GPL, gak pake lama gue segera ke belakang PVJ dan disana ada dicky duduk di meja romantic-romantis gitu.

 

Dicky: “eh nican!”

Gue: “nican?”

Dicky: “nisa cantik!”

Gue: “gombal!”

Dicky : “hehehe piss :D ayo duduk!”

Gue: “ada apa kak?”

Dicky: “close your eyes”

 

Akhirnya gue nutup mata. Saat dibuka…

 

 

Saat Dibuka…

 

 



 

 

*drum roll*

 

 

 

 

 

 

 

 

Ada lampu nyala dan bertuliskan I LOVE YOU MORE YOU DO.

 

Dicky: “Annisa Livia Chanesia”

Gue: “What?”

Dicky: “Would you be my girlfriend”


Button Theme